Nelayan Arosbaya VS Nelayan Jaring Trowl di Bangkalan, Korban Alami Luka Bacok

Nelayan Bangkalan
Sumli (50) nelayan asal Dusun Tonjungan, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan jadi korban pembacokan di perairan Arosbaya. (FOTO: Suryadi Arfa/MI)

maduraindepth.com – Seorang ayah dan anak di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dibacok orang tidak dikenal. Peristiwa terjadi di perairan Kecamatan Arosbaya, pada Ahad (14/2) sekitar pukul 08.00 WIB.

Diketahui, korban bernama Sumli (50) dan anaknya, Mustofa (30). Keduanya merupakan nelayan asal Dusun Tonjungan, Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.


Kronologi kejadian berawal saat keduanya berangkat melaut di perairan Kecamatan Arosbaya sekitar pukul 03.00 WIB pagi untuk menjaring ikan. Usai melaut, jaring yang digunakan menangkap ikan ditarik dan dinaikkan ke atas perahu.

Keduanya bermaksud hendak pulang. Namu dalam perjalanan sekitar pukul 08.00 WIB pagi, tiba-tiba ada perahu nelayan lain yang menggunakan jaring trowl menabrak perahu korban.

Karena perahunya ditabrak, Sumli pun menaiki perahu nelayan trowl tersebut. Akhirnya terjadilah perkelahian antara Sumli dengan pelaku.

Dilaporkan, jumlah orang yang berada di perahu yang menggunakan jaring trowl sebanyak tiga orang.

Kasat Polairud Kabupaten Bangkalan AKP Ludwi menyampaikan, akibat perkelahian tersebut, Sumli mengalami luka bacok di bagian kepala belakang. Kemudian lengan tangan kanan mengalami bengkak karena menangkis hantaman jangkar dari nelayan hang menggunakan jaring trowl.

Namun, hingga saat ini identitas pelaku belum berhasil diungkap. Petugas masih melakukan interogasi kepada korban guna mengetahui ciri-ciri pelaku.

Baca juga:  Aktivis Alpart Minta Kejari Pamekasan Tegas Ungkap Kasus Tipikor

“Indentitas tersangka masih belum diketahui, saat ini masih interogasi korban dan saksi,” singkatnya saat dikonfirmasi maduraindepth.com Bangkalan, Ahad (14/2). (SA/MH)