maduraindepth.com – Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) yang rusak di Kabupaten Sampang belum mendapat penanganan. Keterbatasan anggaran menjadi alasan Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang belum dapat melakukan perbaikan, meski pada saat bersamaan tengah menyiapkan pemasangan PJU baru di puluhan titik.
Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat, Khotibul Umam, mengatakan program PJU tahun 2026 masih berada pada tahap persiapan sebelum memasuki proses tender.
“Sekarang masih tahap persiapan pelaksanaan dan pengawasan sebelum tender diluncurkan. Insyaallah, kami agendakan pada Agustus,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
Program tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp16 miliar dengan total 60 paket pekerjaan. Seluruh kegiatan merupakan pemasangan PJU baru yang berasal dari usulan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Sampang.
“Sekitar 60 pekerjaan. Semuanya pemasangan baru,” kata Khotibul.
Ia menegaskan, proyek tersebut tidak mencakup perbaikan PJU yang mengalami kerusakan. Menurutnya, keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama sehingga sejumlah titik PJU rusak belum dapat ditangani.
“Kalau yang rusak-rusak, kami masih terkendala anggaran,” jelasnya.
Adapun lokasi pemasangan PJU baru telah disesuaikan dengan titik-titik yang diajukan melalui pokir DPRD. Seluruh usulan tersebut telah dialokasikan ke masing-masing lokasi sesuai perencanaan yang disusun.
Dengan jadwal tender yang ditargetkan berlangsung pada Agustus, pelaksanaan proyek masih menunggu rampungnya tahapan persiapan dan proses pengadaan.
Di tengah rencana pemasangan puluhan titik baru, persoalan PJU rusak masih menjadi pekerjaan rumah Dishub Sampang. Pemerintah daerah pun diharapkan tidak hanya memperluas jaringan penerangan, tetapi juga menyiapkan anggaran pemeliharaan agar fasilitas yang telah terpasang tetap berfungsi dan memberi manfaat bagi masyarakat.(Poer/MID)









