Kakatua Jambul Kuning Jadi Maskot Pilkada Sumenep 2020

0
44
KPU Sumenep melaunching maskot Pilkada Sumenep 2020. (MR/MI)

maduraindepth.com – Spesies burung Kakaktua Kecil jambul kuning menjadi maskot dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Satwa endemik Pulau Masakambing, Kecamatan Masalembu, Sumenep ini saat ini terancam punah.

Jumlah burung yang dilindungi ini pernah mencapai ribuan ekor pada tahun 1980-an. Namun, populasi tersebut dari masa ke masa semakin berkurang.

Sebab, keberadaan burung ini dianggap hama yang mengganggu tanaman petani. Pasalnya, kakatua ini memakan jagung dan biji-bijian lainnya. Karena itu, oleh petani, burung tersebut ditangkap dan dimusnahkan.

Namun siapa sangka, burung Kakatua jambul kuning resmi menjadi maskot Pilkada kota keris ujung timur Madura tahun 2020 ini. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep gelar konferensi pers maskot dan jingle pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tahun 2020, Jumat (17/1) di KPU setempat.

Kakak tua jambul kuning merupakan salah satu dari empat satwa yang populasinya menjadi prioritas di Jawa Timur selain Elang Jawa, Banteng dan Rusa Bawean.

“Oleh karena itu, KPU Kabupaten Sumenep dalam Pilbup 2020 memilih kakatua jambul kuning sebagai maskot pemilihan, dengan harapan populasinya terus berkembang dan masyarakat semua punya tanggung jawab untuk melestarikannya,” tutur ketua KPU Sumenep, A. Warits, pada awak media.

Sementara itu, Rafiqi, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat menyampaikan, Maskot bergambar kakak tua itu meliputi lima jambul warna kuning dengan sayap kanan memegang paku coblos, serta sayap kiri memegang perisai KPU Kabupaten Sumenep, dengan paduan warna hitam putih dan menginjak peta Kabupaten Sumenep, baik daratan maupun kepulauan.

“Maskot tersebut bernama Si Jambul artinya Siap Jurdil, Aman Memilih Bupati Langsung,” ucap Rafiqi.

Lebih lanjut dia memaparkan makna dari simbol Si Jambul. Jambul Kuning, artinya lima jambul berarti setia kepada Pancasila, warna kuning adalah ceria, energik dan optimis menatap masa depan Sumenep lebih baik.

“Warna Hitam-Putih adalah bersih, suci dan kebebasan serta dalam sebuah penyelenggaraan pemilihan,” urainya.

Sementara, tulisan warna orange yang memayungi Si Jambul berarti KPU Siap Jurdil sekaligus siap memberikan kehangatan, kenyamanan, keceriaan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep.

Dilanjutkan, sayap kanan memegang paku berarti mengajak kepada seluruh masyarakat Sumenep untuk nyoblos atau menentukan hak politiknya pada tanggal 23 September 2020 mendatang, sayap kiri memegang perisai berarti KPU Sumenep siap membentengi diri dari segala pengaruh negatif yang akan menghancurkan sendi-sendi demokrasi di Kabupaten Sumenep.

“Sedangkan Si Jambul berdiri di atas peta Kabupaten Sumenep bahwa KPU Sumenep tidak akan membeda-bedakan wilayah meski pada kenyataannya Sumenep memiliki banyak kepulauan. Akan tetapi terpenuhinya hak-hak politik masyarakat dimana pun itu berada adalah sebuah keniscayaan,” pungkasnya. (MR/AJ)