Ini Yang Disampaikan Direktur Poltera ke Jokowi Saat Dialog di Ponorogo

SERIUS: Direktur Poltera Dr. Arman Jaya, S.T., M.T., (tiga dari kiri), Gubernur Khofifah Indar Parawansa (berkerudung) saat menyimak arahan Presiden Ir. Joko Widodo, di Kabupaten Ponorogo, Selasa (7/9). (FOTO: Humas Poltera for MI)

maduraindepth.com – Empat Direktur Politeknik Negeri se-Jawa Timur berkesempatan berdialog dengan Presiden Ir. Joko Widodo. Diantaranya Direktur Politeknik Negeri Madura (Poltera) Dr. Arman Jaya, S.T., M.T., Direktur Politeknik Negeri Malang, Direktur Politeknik Madiun dan Politeknik Negeri Jember.

Pertemuan tersebut berlangsung usai peresmian Bendungan Bendo, Kabupaten Ponorogo, pada Selasa (7/9) lalu. Tak ketinggalan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga hadir dalam kesempatan tersebut.


Kepada Jokowi, Arman Jaya menyampaikan, meski Poltera berstatus sebagai perguruan tinggi vokasi baru, berbagai macam inovasi sudah dilakukan. Bahkan pada tahun ini, Poltera berhasil membuat Ambulance Boat yang merupakan hasil kerjasama Poltera dengan pemerintah daerah dan industri galangan kapal.

“Alhamdulillah tahun ini kami sudah membuat kapal Ambulance Boat kerjasama dengan Pemda Sampang dan juga industri galangan kapal,” ujar Arman.

Arman membeberkan, sejak berdiri pada tahun 2012, Poltera sudah banyak membuat inovasi baru. Bahkan, 80 persen lulusan Poltera banyak diserap oleh industri nasional. Mereka hanya membutuhkan waktu enam bulan untuk mendapatkan pekerjaan.

“Lulusan kami pak presiden, walaupun baru, 80 persen sebelum 6 bulan sudah bekerja, sisanya melanjutkan kuliah lagi atau menikah,” ucap Arman kepada Jokowi.

Di tempat terpisah, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Poltera Mohd Syafrudin melakukan penandatangan berita acara serah terima (BAST) Gedung Kuliah dan Bengkel Tenaga dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga:  Gedung Bengkel Konstruksi Poltera Diresmikan

Sementara itu, Presiden Jokowi menilai kedepan Politeknik yang menyelenggarakan pendidikan vokasi memiliki prospek kerja yang menjanjikan.

“Saya kira kedepan memang Politeknik itu sangat lebih menjanjikan, kalau terhubung, terkoneksi