Festival Sepeda Hias Sumenep Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda Isi Kemerdekaan

Festival sepeda hias
Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, melepas peserta Festival Hias mewakili Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berlangsung semarak. Ribuan warga memadati rute Festival Sepeda Hias 2026 yang digelar pada Sabtu sore (22/8/2026).

Festival yang menjadi bagian dari Calendar of Event Kabupaten Sumenep itu melibatkan pelajar dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP), termasuk madrasah ibtidaiyah (MI) dan madrasah tsanawiyah (MTs).

Peserta memulai perjalanan dari depan Rumah Dinas Bupati Sumenep dan mengakhiri pawai di Lapangan Kesenian Gotong Royong. Sepeda yang digunakan dihias dengan beragam ornamen bertema kemerdekaan. Kreativitas peserta terlihat dari desain dan dekorasi yang mereka tampilkan sepanjang rute.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruk Hanafi, melepas langsung para peserta. Ia hadir mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang sedang menjalani agenda kedinasan di Jakarta.

Faruk menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati kepada peserta dan masyarakat yang hadir. Ia kemudian mengajak generasi muda tidak memaknai kemerdekaan hanya melalui kegiatan seremonial.

Menurut Faruk, Festival Sepeda Hias merupakan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan. Kegiatan tersebut memperebutkan total hadiah Rp 10 juta.

“Tujuannya adalah untuk memupuk ingatan akan jasa-jasa para pahlawan. Bangsa yang besar adalah masyarakat yang selalu ingat terhadap jasa pahlawannya,” kata Faruk dalam sambutannya.

Baca juga:  Operasi Jelang Ramadhan di Pamekasan, Polisi Amankan 23 Orang, Termasuk yang Telanjang

Ia mengatakan generasi saat ini tidak lagi menghadapi perjuangan kemerdekaan dengan mengangkat senjata. Tantangan mereka adalah mempertahankan dan mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hari ini kita tidak usah berperang di medan laga. Kita hanya diharapkan untuk mengisi dan membangun kemerdekaan yang sudah kita jalani selama 81 tahun ini,” ujarnya.

Menurut Faruk, tingginya antusiasme warga mengikuti dan menyaksikan festival juga mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Sumenep. Ruang publik, kata dia, dapat menjadi tempat memperkuat persatuan sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkarya.

Faruk mengapresiasi seluruh peserta, masyarakat, panitia, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Festival Sepeda Hias 2026. (*/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *