Peringati 10 Muharram, AJS dan DRT KING’S Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

Penyerahan santunan anak yatim di Madrasah Bustanul Ulum dalam peringatan 10 Muharram 1448 H. Berbagi kebahagiaan, menebar kepedulian.(Foto:Poer/MID)

maduraindepth.com – Momentum 10 Muharram 1448 Hijriah dimanfaatkan Aliansi Jurnalis Sampang (AJS) untuk menebar kepedulian kepada sesama. Melalui kegiatan santunan anak yatim yang digelar di Madrasah Bustanul Ulum, Kamis (25/6/2026), organisasi wartawan tersebut berbagi kebahagiaan bersama para santri dan anak-anak yatim.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain dihadiri pengurus AJS, acara juga melibatkan tokoh masyarakat, pengasuh madrasah, serta para santri yang turut mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat.

Santunan tersebut terselenggara berkat dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan. Salah satunya datang dari DRT KING’S melalui owner-nya, H. Salman, yang turut memberikan kontribusi dalam mendukung terlaksananya kegiatan berbagi tersebut. Dukungan itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

Ketua AJS Hendriyanto mengatakan, peringatan 10 Muharram menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial. Menurutnya, santunan yang diberikan merupakan bentuk perhatian kepada anak-anak yatim sekaligus upaya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka di momen yang memiliki makna istimewa bagi umat Islam.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut lahir dari semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh anggota AJS. Organisasi yang selama ini dikenal menjalankan fungsi jurnalistik itu, kata dia, juga memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Baca juga:  Alumni SMPN 5 Sampang Angkatan 2001 Santuni Anak Yatim

Menurut Hendriyanto, jurnalis tidak hanya bertugas mencari dan menyampaikan informasi kepada publik. Lebih dari itu, insan pers juga harus memiliki kepekaan sosial dan hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat.

“Kami berharap bantuan yang diberikan tidak dinilai dari besar kecilnya nominal, tetapi dari niat tulus untuk berbagi. Semoga bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka,” katanya.

Ke depan, AJS berencana menjadikan santunan anak yatim sebagai agenda rutin tahunan sekaligus memperluas program sosial lainnya yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Madrasah Bustanul Ulum, Agus Wedi, mengapresiasi kepedulian AJS dan para donatur yang terlibat. Menurutnya, dukungan dari berbagai elemen, termasuk dunia usaha, menunjukkan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak yatim dan masyarakat sekitar. (Poer/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *