maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menyalurkan bantuan stimulan tahap kedua bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Pada tahap kedua ini, bantuan diberikan kepada lima warga dengan kategori kerusakan rumah berbeda. Dua unit rumah mengalami kerusakan sedang, sementara tiga unit lainnya masuk kategori rusak berat. Bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai untuk mendukung proses perbaikan rumah agar warga dapat segera kembali menempati hunian yang layak.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, bantuan stimulan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemulihan pascabencana berjalan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Menurutnya, pemerintah tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga bertanggung jawab hingga tahap pemulihan.
“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bantuan sesuai tingkat kerusakan rumahnya, agar beban warga dalam memperbaiki hunian dapat berkurang,” ujar Bupati Fauzi saat penyerahan bantuan di Desa Karduluk, Jumat (6/2/2026).
Ia juga mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut secara optimal untuk keperluan perbaikan rumah, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pendataan dan verifikasi kerusakan dilakukan secara cermat oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, Dinas Perkimhub, Dinas PUPR, Polres, Kodim 0827, serta aparat kecamatan dan desa. Tim tersebut turun langsung ke lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan bangunan warga.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep Ahmad Rahman menjelaskan skema bantuan stimulan yang disalurkan. Untuk rumah rusak berat, total bantuan sebesar Rp20 juta per penerima yang dicairkan dalam dua tahap. Sedangkan rumah rusak sedang menerima bantuan total antara Rp10 juta, juga dibagi dalam dua tahap sesuai hasil verifikasi teknis.(Arif/MID)














