banner 728x90

Ratusan Rumah di Sumenep Rusak Diterjang Angin Kencang, BPBD Lakukan Verifikasi Lapangan

Tim BPBD dan lintas instansi melakukan pendataan kerusakan rumah warga terdampak angin kencang di Sumenep.(Foto: Arief/MID)

maduraindepth.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kabupaten Sumenep dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan. Tim gabungan penanggulangan bencana kini mulai turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan verifikasi tingkat kerusakan.

Berdasarkan data sementara, Kecamatan Pragaan tercatat sebagai wilayah dengan dampak paling signifikan, dengan total 178 rumah mengalami kerusakan. Sementara itu, di Kecamatan Guluk-Guluk terdapat 8 rumah terdampak, dan Kecamatan Bluto mencatatkan 2 rumah dengan kategori rusak berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Achmad Laili Maulidy, mengatakan bahwa proses pendataan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan lintas instansi. Tim asesmen terdiri dari BPBD, Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub), Dinas PUPR, serta unsur TNI dan Polri.

“Verifikasi lapangan ini bertujuan memastikan tingkat kerusakan rumah warga, apakah masuk kategori ringan, sedang, atau berat. Data tersebut menjadi dasar penentuan langkah penanganan dan bantuan ke depan,” ujar Laili saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan, akurasi data menjadi faktor krusial agar bantuan yang diberikan nantinya tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Oleh karena itu, tim melakukan pengecekan langsung ke setiap titik terdampak.

Di sisi lain, Laili mengakui bahwa kecepatan proses verifikasi menjadi tantangan tersendiri, mengingat banyaknya rumah yang harus didata dalam waktu bersamaan. Warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat saat ini menunggu kepastian tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Baca juga:  Tak Mengenyam Pendidikan, Anak 12 Tahun Asal Sumenep Juara 1 Fashion

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi ekstrem dan dapat memicu bencana susulan. Warga diminta segera melapor apabila terjadi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan sinkronisasi dan finalisasi data hasil asesmen. Informasi terkait bentuk dan besaran bantuan bagi warga terdampak masih menunggu keputusan lanjutan berdasarkan hasil verifikasi tersebut.(Arief/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *