banner 728x90
Profil  

Rizqy, Mahasiswa Asal Labuhan Sreseh yang Mandiri dan Visioner

Moh Irfan Rizqy, mahasiswa Hukum Internasional asal Labuhan Sreseh, Sampang.(Foto: Poer/MID)

maduraindepth.com – Moh Irfan Rizqy, pemuda asal Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, menjadi contoh mahasiswa yang mandiri, progresif, dan memiliki kepedulian kuat terhadap persoalan bangsa dan desa. Saat ini, ia menempuh pendidikan semester VII Jurusan Sarjana Hukum Internasional di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Selama kuliah, Rizqy memilih bekerja untuk tidak membebani orang tua. Beragam pekerjaan pernah ia lakoni, mulai dari pelayan kafe, driver ojek online, hingga kini bekerja sebagai driver di salah satu rental mobil terbesar di Yogyakarta. Baginya, bekerja sambil kuliah adalah bagian dari proses pendewasaan dan pembentukan karakter.

Menurut Rizqy, kunci membagi waktu antara kuliah dan kerja terletak pada pemilihan tempat kerja yang ramah mahasiswa. “Jadwal kerja bisa disesuaikan dengan jadwal kuliah. Bahkan saat KKN Februari nanti, saya diizinkan cuti satu bulan penuh agar bisa fokus mengikuti kegiatan,” ujarnya.

Di bidang akademik, Rizqy memiliki pengalaman internasional. Ia pernah mengikuti program pertukaran mahasiswa ke Malaysia serta studi banding ke tiga negara. Pengalaman tersebut memberinya sudut pandang baru tentang sistem pendidikan, pemerintahan, serta peran generasi muda dalam kehidupan bernegara.

Tak hanya aktif di akademik, Rizqy juga menuangkan kegelisahan intelektualnya melalui karya tulis. Ia telah menulis sebuah buku berjudul “TIRANI”, yang membahas kondisi sosial, ekonomi, dan politik nasional sebagai bentuk kritik dan refleksi terhadap realitas bangsa saat ini.

Baca juga:  Wahid Foundation Salurkan Bantuan Peralatan Bagi Pelaku Usaha di Sampang

Ke depan, Rizqy bertekad melanjutkan pendidikan dan mendalami ilmu hukum. Dengan motto hidup “Lahir dan besar di Madura, maka Madura harus besar dan lahirnya dari saya”, ia berkomitmen berkontribusi bagi pembangunan desa dan masyarakat Labuhan, Sreseh, sesuai kemampuan yang dimilikinya.(Poer/MH)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *