maduraindepth.com – Puluhan pelaku usaha lokal mendapat ruang promosi dalam Festival Jhuko Tonoh #2 yang berlangsung di kawasan Wisata Waduk Klampis, Desa Kramat, Kecamatan Kedungdung. Sebanyak 42 UMKM digital dilibatkan dalam agenda pariwisata yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sampang ke-403 tersebut.
Festival yang berlangsung pada 6–7 November 2026 itu secara resmi dibuka Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah memperkenalkan potensi wisata dan kuliner lokal kepada masyarakat luas.
Kepala Disporabudpar Sampang sekaligus Ketua Pelaksana, H. Marnilem, mengatakan Festival Jhuko Tonoh merupakan agenda tahunan yang diproyeksikan menjadi salah satu identitas pariwisata daerah.
“Festival Jhuko Tonoh merupakan sarana promosi pariwisata Kabupaten Sampang sekaligus bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-403,” ujarnya dalam sambutan.
Menurut Marnilem, penyelenggaraan tahun kedua ini memiliki tujuan lebih luas, yakni mengangkat potensi desa wisata melalui gastronomi daerah, mendorong aktivitas ekonomi lokal, serta meningkatkan kunjungan wisatawan.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM menjadi bagian penting dari penyelenggaraan festival. Selain 42 UMKM digital, terdapat lima layanan masyarakat yang turut berpartisipasi.
Berbagai kegiatan disuguhkan selama festival, mulai dari gerakan pangan murah, senam bersama, kompetisi memasak, festival bakar ikan massal gratis, pertunjukan musik hingga layar tancap dan boot camp.
Sebagai pembanding, penyelenggaraan perdana di Pantai Lon Malang tahun 2025 mencatat sekitar 3.000 pengunjung dengan perputaran uang mencapai Rp123 juta dalam sehari. Capaian tersebut menjadi gambaran potensi festival dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.(Poer/MID)











