Tekan Penyebaran Campak, Dinkes Bangkalan Percepat Vaksinasi

campak bangkalan
Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo. (Foto: Romi/MID)

maduraindepth.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan percepat vaksinasi untuk menekan penyebaran penyakit campak. Diketahui, tahun 2023 sudah 13 kasus campak yang terdeteksi.

Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo menyampaikan, saat ini terdampat sekitar 13 balita yang diduga terpapar virus itu. Pihaknya sudah mengambil sampel untuk dikirim ke Dinkes Jawa Timur (Jatim).

“Tinggal kita menunggu hasilnya seperti apa,” tuturnya, Jumat (3/2).

Diteragkan, ciri-ciri gejala campak di antaranya, penderita akan mengalami panas demam yang tidak turun selama beberapa hari. Sekilas tampak flu dan tampak timbul bintik merah di tubuh penderitanya.

Sudiyo minta agar masyarakat tidak panik terhadap penyebaran penyakit campak tersebut. Pasalnya, resiko campak tidak sampai pada kematian, jika segera ditangani secara medis.

“Yang mempunyai anak balita, segeralah diimunisasi atau divaksinasi campak. Sebab biasanya menyerang anak di bawah lima tahun,” tukasnya.

Sebelumnya, pada 2022 lalu, penderita campak di Bangkalan mencapai 100 orang. Dinkes Bangkalan terus maksimalkan imunisasi campak untuk menekan tingginya angka penyebaran virus tersebut. (RM/*)

Dapatkan Informasi Menarik Lainnya Di Sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner auto