Setelah Kartu Cerdas, Dinas Pendidikan Terjunkan Perpustakaan Digital

Kadisdik Sumenep, Bambang Irianto, saat menunjukkan Kartu Cerdas untuk pelajar. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Peningkatan minat baca pelajar di Kabupaten Sumenep tahun ini digodok menjawab perkembangan zaman digital. Di era ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep berinisiatif mengembangkan perpustakaan digital.

Kepala Disdik Sumenep, Bambang Irianto, mengklaim bahwa, di era digitalisasi ini ternyata masih banyak kalangan pelajar secara Nasional minat bacanya minim.


“Merujuk pada hasil survei, menunjukkan bahwa secara nasional tingkat minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, termasuk juga di Sumenep, pelajarnya malah gemar main game dan sosial media, bukan gemar membaca literasi,” katanya, saat ditemui di kantornya, Jumat (4/10).

Sebab itu, kata mantan Kadis PRKP dan Cipta Karya itu, dengan kemudahan dan berkembangnya teknologi informasi yang begitu cepat, pihaknya akan mengembangkan Perpustakaan Digital.

Hal itu dilakukan, untuk mempermudah jarak dan waktu untuk membaca buku dengan perpustakaan digital pelajar yang sudah ada di genggaman.

“Untuk mengimbangi cepatnya perkembangan teknologi informasi, maka kami di dunia pendidikan harus terus berinovasi, salah satunya dengan perpustakaan digital ini. Karena ini juga sejalan dengan program Digital School yang baru diterapkan tahun ini,” terangnya.

Kendati demikian, meski nantinya kemudahan mengakses sejumlah literatur melalui media telekomunikasi seperti smartphone gampang dilakukan, namun untuk meningkatkan minat baca pelajar dan budaya literasi, harus tetap ditanamkan mulai sejak dini.

Baca juga:  Resmikan Laboratorium SWAB PCR, Bupati Sampang Komitmen Percepat Penanganan Covid-19

“Upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi bagi pelajar mustahil tercapai jika tidak ditanamkan sejak dini dibangku sekolah, serta harus didukung dengan sarana dan fasilitas kepustakaan di sekolah yang efktif dan menyenangkan,” pungkasnya. (MR/AJ)