MOI Jawa Timur Berikan Pembekalan Profesi Jurnalistik, Ini Apresiasi Kominfo Sampang

MOI Profesi Jurnalistik
ASELAH : Ketua MOI Jawa Timur Agung Santoso saat memberikan pembekalan profesi jurnalistik kepada puluhan wartawan calon anggota MOI di Sampang, Madura, Jawa Timur. (Foto: RIF/MI)

maduraindepth.com – Media Online Indonesia (MOI) Jawa Timur memberikan pembekalan kepada para calon anggota MOI se-Madura. Pembekalan itu dikemas dalam road show Agung Santoso Seri II di Pulau Madura, Jum’at (14/8) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Yayasan Al-Qudwah Surya Stinggil, Jalan Merapi II, Kelurahan Rongtengah, Sampang, Madura, Jawa Timur. Dalam waktu yang sama, MOI Jawa Timur juga mengukuhkan pengurus struktural kepengurusan DPC MOI Sampang.


Hadir dalam kegiatan tersebut puluhan wartawan dari berbagai media. Kuli tinta tersebut mendapat pembekalan profesi jurnalistik agar bisa melaksanakan tugas, sesuai dengan kode etik jurnalistik yang tertuang dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Sementara materi yang disampaikan meliputi pengetahuan umum jurnalisme, prinsip jurnalistik, unsur, nilai dan jenis berita. Kemudian bahasa jurnalistik, narasumber, rapat redaksi, reportase, menulis berita, menyunting mandiri, penggunaan teknologi informasi (TI), evaluasi dan kode etik jurnalistik.

“Terdapat beberapa hal yang wajib kita ketahui dan kita pegang kuat dalam melaksanakan tugas sebagai insan pers, terutama tentang penulisan berita. Ada beberapa macam berita yang harus kita pahami agar bisa menulis berita dengan baik,” ujar Ketua MOI Jawa Timur, Agung Santoso.

Agung menjelaskan, materi yang disampaikan dalam pembekalan jurnalistik itu hampir sama dengan materi pelaksanaan uji kompetensi wartawan (UKW). Yakni menjelaskan tentang profesionalisme, sejarah pers, pokok-pokok UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, kode etik media siber, UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2020 dan Pedoman Perilaku Penyiaran Standar Program Penyiaran (P3SPS).

Baca juga:  Ramadan 2021, Dipastikan Tidak Ada Kegiatan Pasar Murah di Sampang

“Dalam menulis berita harus memiliki prinsip jurnalistik, menjelaskan secara akurat, objektif, fair, seimbang, netral dan independen,” jelas dia.

“Unsur, nilai, jenis berita dan analisis kliping, juga mengkaji fakta dan opini (realitas sosiologis dan psikologi),” imbuhnya.

Muhammad Ali Terpilih Sebagai Ketua MOI Secara Aklamasi

Di waktu bersamaan, Muhammad Ali secara aklamasi terpilih sebagai Ketua MOI Sampang dan disahkan langsung oleh MOI Jawa Timur. Sementara Arif Tirtana Agung Prayogo didapuk sebagai sekretaris dan posisi bendahara diamanahkan kepada Wahyu Eko Harmawan.

“Pemilihannya secara aklamasi, tinggal menunggu SK yang nantinya akan kami ajukan ke Kominfo dan Humas Pemkab Sampang,” ucap Muhammad Ali.

Muhammad Ali mengatakan, dibawah kepemimpinannya, MOI Sampang kedepan akan melakukan banyak hal yang tidak hanya fokus dalam pemberitaan yang fungsinya sebagai kontrol sosial. Namun, pihaknya juga akan membuat program yang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti mengadakan bhakti sosial.

Sementara itu, Kabid Informatika Dinas Kominfo Sampang, Sudarmaji mengapresiasi terbentuknya MOI Sampang. Dia mengungkapkan, di Sampang sudah ada enam organisasi profesi jurnalis yang sudah terdaftar di pemerintahan setempat.

Sekarang, kata Sudarmaji, organisasi profesi jurnalis menjadi tujuh setelah MOI Sampang resmi terbentuk.

“Kami berharap, MOI Sampang bisa menjalin kemitraan dengan baik terhadap pemerintah Kabupaten Sampang dengan tetao tidak meninggalkan sebagai fungsi kontrol, sehingga kedepan perlu adanya koordinasi secara intens tentang keorganisasian profesi jurnalis,” ujar Sudarmaji.