Mayat Mengapung Gegerkan Warga Perbatasan Sumenep-Pamekasan

Mayat Mengapung
Korban saat ditemukan warga di perairan Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Jumat (8/1) dini hari. (FOTO: IST)

maduraindepth.com – Warga di wilayah perbatasan Sumenep-Pamekasan digegerkan dengan penemuan mayat, Kamis (7/1) sekitar pukul 23.00. Mayat tersebut ditemukan mengambang di perairan Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Sumenep.

Korban diketahui bernama Adduri, 68, warga Dusun Lembana Timur, Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan. Pria yang akrab disapa Pak Luddin itu sebelumnya memang telah dicari oleh pihak keluarga.

Sebab sejak pamit untuk berangkat melaut sekitar pukul 12.30, korban tak kunjung kembali hingga petang. Merasa khawatir, sekitar pukul 18.00 pihak keluarga kemudian melakukan pencarian di pesisir pantai setempat. Akan tetapi tidak ditemukan.

Kemudian pada pukul 23.30, korban ditemukan mengambang di pinggir pantai Dusun Dua’pakah, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, Sumenep. Mengetahui hal tersebut, Polsek Prenduan bersama warga sekitar berusaha melakukan pertolongan mengangkat korban dari pinggir pantai.

Jenazah Pak Luddin baru bisa dievakuasi Jumat (8/1) sekitar pukul 01.00. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka. Korban diduga tewas tenggelam karena kelelahan terbawa arus air laut. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari UPT Puskesmas Pragaan tidak diketemukan tanda-tanda luka atau bekas penganiayaan.

“Pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi,” terang Kasubaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti. (BAD/MH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *