Mantan Istri Diganggu, Satu Nyawa Fotografer Melayang di Bangkalan

1090
Bangkalan
Korban pembunuhan yang dilakukan oleh HRD. (FOTO: Suryadi/MI)

maduraindepth.com – Kembali terjadi kekerasan yang menyebabkan nyawa melayang di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Insiden ini diduga dilatarbelakangi cemburu.

Hal itu dialami oleh Hayatuddin (32) asal Dusun Buseleh, Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan pada Senin tanggal (4/1) di Desa Dabung sekitar pukul 12.30 WIB.


Kapolsek Kecamatan Geger AKP Hartanta menjelaskan, bahwa penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia itu dilakukan oleh NRD (32) yang beralamat Dusun Raas, Desa Dabung, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

“Adapun motif pelaku dikarenakan cemburu karena mantan istrinya (Laily) diganggu korban,” ujarnya, Senin (4/1).

Lanjut Hartanta, bahwa kronologi kejadian itu bermula sewaktu korban membetulkan lampu di toko mertuanya di Desa Dabung. Tiba-tiba HRD datang dan langsung membacok korban dan mengenai paha kiri. Kemudian pelaku melarikan diri ke arah timur.

“Dan korban dilarikan ke Puskesmas Geger untuk mendapatkan perawatan, namun sesampai di Puskesmas korban meninggal dunia,” terangnya.

Diketahui dari penjelasan Kapolsek Geger, korban sehari-harinya berprofesi sebagai fotografer. Sedangkan mantan istrinya (Laily) menjadi perias manten. (SA/MH)