maduraindepth.com — Temuan enam kasus positif tuberkulosis (TBC) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sampang tidak berhenti pada proses screening. Setelah pemeriksaan menemukan warga binaan yang positif, langkah berikutnya diarahkan pada pemisahan, pengobatan, dan pengawasan untuk mencegah penularan di lingkungan rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Agus Yanto, mengatakan sebanyak 420 warga binaan telah menjalani pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan positif TBC.
“420, positif enam,” ujar Agus Yanto saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).
Enam warga binaan tersebut kini telah ditempatkan secara terpisah. Rutan Sampang menyiapkan dua kamar khusus sebagai ruang isolasi bagi warga binaan yang positif TBC.
“Yang positif sudah diisolasi, menjadi dua kamar,” katanya.
Langkah isolasi menjadi bagian penting dalam penanganan TBC di lingkungan rutan. Dengan kondisi hunian yang melibatkan banyak warga binaan dalam ruang terbatas, pemisahan pasien menjadi salah satu upaya untuk mengurangi potensi penularan kepada warga binaan lainnya.
Selain isolasi, penanganan juga dilanjutkan melalui pemberian obat. Agus memastikan kebutuhan obat bagi warga binaan yang menjalani pengobatan diperoleh secara gratis melalui koordinasi dengan puskesmas.
“Obat gratis didrop puskesmas seminggu sekali,” jelasnya.
Sebelumnya, screening TBC di Rutan Sampang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (16-17/9/2026). Pemeriksaan dilakukan melalui foto rontgen sebagai bagian dari deteksi dini terhadap potensi kasus TBC.
Kegiatan screening tersebut menjadi penting karena TBC merupakan penyakit menular yang membutuhkan penanganan berkelanjutan. Temuan dari pemeriksaan tidak hanya menjadi dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk memastikan mereka yang membutuhkan pengobatan mendapatkan layanan medis.
Bagi Rutan Sampang, penanganan enam kasus positif kini tidak hanya berkaitan dengan pengobatan pasien, tetapi juga bagaimana memastikan terapi berjalan dan risiko penularan dapat dikendalikan.
Dengan isolasi di dua kamar serta dukungan obat dari puskesmas secara rutin, penanganan kasus TBC di Rutan Sampang terus berjalan di bawah pemantauan pihak terkait.(Poer/MID)














