DPC Partai Demokrat Sumenep Tolak Tim yang Tidak Sopan

0
144
Penyerahan formulir pendaftaran Bacabup Azasi Hasan ke kantor DPC Partai Demokrat. (Foto: MR/MI)

maduraindepth.com – Salah satu kandidat Bakal Calon Bupati (Bacabup) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Azasi Hasan marah pada relawannya.

Pasalnya, dalam pengambilan formulir ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat, Ahad (26/1/2020) kemarin, mereka dinilai kurang sopan karena timnya datang memakai kaos dan celana pendek.

Azasi menilai, adab dan kesopanan merupakan hal utama. Maka dari itu, keseriusannya mencalonkan diri sebagai Bupati Sumenep dia meminta relawan lain yakni atas nama Ahmad Joni Tunaidi, untuk kembali datang ke kantor DPC Partai Demokrat untuk mengembalikan formulir pendaftaran Bacabup Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 hari ini.

Sementara itu, Joni mengatakan, soal relawan yang memakai kaos diakauinya adalah sebuah kesalahpahaman. “Kemarin itu hari libur, bukan hari kerja efektif. Pantas Desk Pilkada DPC-Demokrat menolak, apalagi pakaiannya tidak sopan,” kata Joni, pada awak media, Senin (27/1).

Sementara itu, Sutomo, Sekretaris Desk Pilkada DPC Partai Demokrat membenarkan bahwa tim Azasi Hasan memang mengembalikan formulir kemarin, saat hari libur.

“Benar, jadi kemarin itu tim Azasi Hasan kurang elok dari segi pakaian saat mengembalikan formulir pendaftaran Bacabup, makanya kami suruh kembali lagi hari ini,” terang Sutomo.

Disamping itu, Joni memastikan bahwa Azasi Hasan akan berpasangan dengan kalangan kiyai. “Karena Sumenep ini kotanya kaum santri dan kiyai, maka harus berpasangan dengan tokoh pesantren,” jelas dia. (MR/AJ)