DLH Sumenep Anggarkan Eko Wisata TPA Rp 2 Miliar

0
24
Kabid Pengelolan Sampah, Agus Salam saat di konfirmasi perkembangan Eko Wisata TPA.

maduraindepth.com – Pemberdayaan pengelolaan sampah ternyata dapat menjadi daya tarik masyarakat untuk mengelola sampah menjadi barang dan jasa. Salah satunya Eko Wisata TPA.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep dalam pengembangan dan pengelolaan sampah organik berbentuk Eko Wisata Tempat Pembuangan Akhir (TPA) inilah buktinya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Agus Salam mengucapkan sebagai edukasi kepada masyarakat, Eko Wisata TPA lahir untuk masyarakat.

“Jadi selain nanti di TPA berbentuk wisata ita akan buatkan permainan anak-anak sebagai edukasi anak-anak, landasan paralayang, playing fock, dan ini akan menarik para pengunjung agar bermain ke TPA,” ungkapnya, Senin (17/6).

Di tempat wisata sendiri, kata Agus, para pengunjung akan diberikan pemahaman bagaimana sampah yang sudah ada di TPA akan dikelola kembali.

“Bagaimana proses pengelolaan sampah, dari pupuk sampah dan kompos kita sosialisasikan kepada masyarakat luas sebagai bentuk edukasi juga. Sampah juga bisa dikelola kembali menjadi barang dan jasa nanti,” terangnya.

Dirinya menargetkan bahwa tahun 2019 ini akan segera selesai Eko Wisata TPA yang telah dicanangkannya itu.

“Kami harapkan dari tahun ini meski belum sempurna sudah bisa dinikmati oleh masyarakat,” tuturnya.

Sementara, anggaran proyek Eko Wisata TPA tersebut telah menghabiskan Rp 500 juta dari kucuran dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Namun, pihaknya mengklaim bahwa agar cepat terealisasi tempat tersebut, direncanakan adanya Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) sebesar Rp 2 Miliar.

“Untuk anggaran kita memang di support dari APBD sebanyak Rp 500 juta. Namun Di PAK kita akan ajukan sekitar Rp. 2 miliar untuk mempercepat selesainya Eko Wisata TPA tersebut,” pungkasnya. (MR/NR)