maduraindepth.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) berlangsung meriah dan sarat semangat kebersamaan. Perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi di wilayah Selat Madura, Jawa Timur, itu melibatkan insan perusahaan, kontraktor, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta mitra kerja dalam berbagai kegiatan.
Rangkaian peringatan diawali dengan upacara bendera yang digelar di sejumlah wilayah kerja HCML, antara lain FPSO KAS III, MOPU, FPU, Sampang Shorebase, dan GMS Pasuruan.
Manager Regional Office and Relations HCML, Hamim Tohari, mengatakan upacara di wilayah kerja tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat nasionalisme sekaligus kedisiplinan para pekerja.
“Upacara di wilayah kerja menjadi sarana memperkuat nasionalisme dan kedisiplinan,” ujar Hamim.
Di FPSO KAS III, Lapangan BD HCML, sedikitnya 90 orang mengikuti upacara bendera. Suasana semakin semarak karena para petugas upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Melayu, Bali, Jawa, hingga Madura.
Keragaman tersebut menjadi simbol persatuan dalam keberagaman yang menjadi salah satu karakter bangsa Indonesia. Senior Head of BD Field Operations (SHOBO) HCML, Yanoor Yusackarim, yang bertindak sebagai pembina upacara, turut mengenakan pakaian adat Melayu.
Semangat serupa juga terlihat dalam upacara di FPU Lapangan MDA-MBH dan Sampang Shorebase. Para pegawai HCML mengikuti kegiatan dengan khidmat sebagai bagian dari upaya menumbuhkan dan menjaga semangat nasionalisme di lingkungan kerja.
Head of Shorebase Logistic HCML, Zaki Zulkarnain, dalam kesempatan tersebut mengingatkan pentingnya menjaga fokus dan integritas dalam menjalankan pekerjaan. Ia juga mendorong percepatan rencana kerja tahunan serta penguatan orientasi terhadap tujuan bersama.
“Jangan lupa pula kita harus senantiasa memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas kita sebagai profesional maupun sebagai anak bangsa,” kata Zaki.
Di GMS Pasuruan, upacara diikuti seluruh personel HCML dan kontraktor yang bekerja di fasilitas tersebut. Dekorasi bernuansa Merah Putih turut menghiasi lokasi sehingga menciptakan suasana peringatan kemerdekaan yang khidmat sekaligus semarak.
Dalam kegiatan itu, disampaikan pula amanat upacara dari SKK Migas mengenai pelaksanaan kegiatan di lingkungan industri hulu migas. Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga profesionalisme dan kontribusi dalam mendukung keberlanjutan kegiatan hulu migas.
Perkuat Kebersamaan Lewat Olahraga

Semangat kemerdekaan di lingkungan HCML tidak berhenti pada upacara bendera. Perusahaan juga menggelar pertandingan badminton persahabatan yang mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan pada 11 Agustus 2026 di Marvell Badminton Court, Ngagel, Surabaya.
Kegiatan bertajuk “KOK Bisa Pertandingan Badminton Persahabatan SKK Migas Jabanusa–HCML” itu mempertemukan perwakilan SKK Migas, HCML, Pemerintah Kabupaten Sumenep, PT Pertamina Gas Negara, PT Petrokimia Gresik, serta PT PLN-Nusantara Power. Kegiatan tersebut turut melibatkan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) sebagai pemangku kepentingan utama olahraga bulutangkis.
Hamim mengatakan olahraga dipilih sebagai medium untuk membangun komunikasi dan kebersamaan dalam suasana yang lebih santai, tetapi tetap menjunjung sportivitas.
“Olahraga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dalam suasana yang lebih santai dan sportif. Kegiatan ini memberikan nuansa yang berbeda, sekaligus memberikan ruang interaksi yang lebih luas antarpihak yang selama ini memiliki keterkaitan dalam kegiatan industri hulu migas,” ujarnya.
Selain mempererat hubungan antarpihak, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung persiapan pengembangan Lapangan MDK. Sinergi antara SKK Migas Jabanusa, HCML, Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta HCML Gas Buyer dibangun melalui interaksi yang mengedepankan kebersamaan dan sportivitas.
Pertandingan berlangsung semarak dengan memperebutkan posisi juara pertama hingga ketiga serta juara harapan pertama hingga ketiga.
Bagi HCML, rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah aktivitas industri hulu migas. Keterlibatan pekerja, kontraktor, pemerintah daerah, SKK Migas Jabanusa, dan berbagai mitra kerja menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendukung keberlanjutan kegiatan industri.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga sinergi antarpihak yang memiliki peran dalam mendukung keberlanjutan kegiatan dan pengembangan industri hulu migas di wilayah Sumenep,” kata Hamim. (*)











