banner auto
banner auto

Sukses, PT NAB Lancheng Madura Gelar Panen Raya Pisang Cavendish

panen pisang cavendish
Wabup Sumenep Hj Dewi Khalifah ikut hadir pada panen raya pisang cavendish yang digelar PT NAB Lancheng Madura, Rabu (16/11). (Foto: IST)

maduraindepth.com – PT NAB Lancheng Madura menggelar panen raya pisang cavendish, Rabu (16/11). Panen raya itu juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Hj Dewi Khalifah serta Forpimka Kalianget dan Pemdes Kalianget Barat.

CEO PT NAB Lancheng Madura, Saifullah menyampaikan, PT NAB Lancheng Madura merupakan offtaker perusahaan putra daerah yang menyuplai bibit pisang cavendish. Selain itu, pihaknya juga aktif melakukan pendampingan, agar mitra tani bisa mandiri dan buahnya maksimal sesuai harapan.

banner auto

“Kami juga melakukan pembelian hasil panen para mitra atau petani pisang cavendish,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Sumenep Hj Dewi Khalifah menyebut, pisang cavendish ini juga menjadi pekerjaan rumah. Pisang jenis ini menurut dia juga bisa diolah menjadi produk olahan seperti tepung yang bisa dijadikan makanan tambahan.

Perempuan yang akrab disapa Nyai Eva itu memaparkan, selain buahnya, daun dan batang pisang bisa diolah menjadi kerajinan oleh kelompok tani dan masyarakat. “Tentunya hal ini masih butuh pembinaan, untuk dikembangkan bersama-sama, baik pemerintah dan masyarakat, agar pisang cavendish ini bisa membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat,” papar Nyai Eva.

panen pisang cavendish
Wabup Sumenep Hj Dewi Khalifah foto bersama pada panen raya pisang cavendish yang digelar PT NAB Lancheng Madura, Rabu (16/11). (Foto: IST)

Dia menambahkan, pisang cavendish tergolong pisang yang glowing. Sehingga pemasaran pisang ini hanya dijual di toko-toko bonavit, seperti Alfamart dan Indomart. Pisang, lanjut dia, adalah buah yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Baca juga:  Imbau Masyarakat Tidak Panik, Alan Kaisan : Kalau Bisa Pasar Jadi Prioriras Pencegahan Covid-19

“Memiliki cita rasa yang beragam, harganya terjangkau, dan mudah diolah menjadi produk yang bernilai komersial. Untuk itu, kita perlu terus meningkatkan produksi, baik dari segi kuantitas, kontinuitas, maupun juga kualitas,” pungkasnya. (*)

banner auto banner auto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp Kirim Info