Lorjhu’: Band Asal Sumenep yang Sukses Padukan Musik Modern dengan Bahasa Madura

Badrus Zeman bersama bandnya " Lorjhu' saat tampil di acara Festival tembakau Sumenep. (Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com-Melestarikan budaya dan bahasa daerah tak selamanya terkesan kaku atau membosankan. Hal ini berhasil dibuktikan oleh Lorjhu’, grup musik asal Sumenep, Madura, yang sukses meracik karya bernuansa unik dan menyegarkan.

Digawangi oleh Badrus Zeman sebagai motor utama, Lorjhu’ tampil beda di blantika musik tanah air dengan memadukan beragam genre. Mereka dengan cerdas meleburkan unsur musik rok, psikedelik, dan folk bersama sentuhan nada tradisional khas Madura menjadi satu kesatuan harmoni yang apik.

Daya tarik utama Lorjhu’ bukan hanya terletak pada aransemen musiknya. Hal yang membuat band ini kian menonjol adalah konsistensi mereka dalam menggunakan bahasa Madura secara penuh di setiap lirik lagunya.

Terkait hal ini, Badrus Zeman memaparkan bahwa langkah tersebut bukanlah sekadar pilihan estetika semata, melainkan fondasi identitas band.

“Penggunaan bahasa ibu atau bahasa Madura itu personalitas dan preferensi yang menjadi fondasi utama pada Lorjhu’, dan sifatnya tidak dapat diganggu gugat,” tegas Badrus. Jumat, ( 2/7/2026),saat di hubungi Tim MaduraIndepth.

Lebih lanjut, ia menjelaskan ada dimensi mendalam di balik karya-karya Lorjhu’. “Ada nilai musikal yang berjalan beriringan di dalamnya. Pendekatan sosiologis dan antropologis menjadi satu kesatuan yang menguatkan nilai bahasa di atas tema yang berdiri dalam bentuk media seni seperti musik,” imbuhnya.

Baca juga:  Ritmik Madura 2025: Nada, Puisi, dan Budaya Bertaut di Tanah Sumenep

Langkah ini menjadi bukti nyata sekaligus strategi efektif dalam upaya melestarikan budaya Pulau Garam. Melalui media musik, Lorjhu’ berupaya mendekatkan kembali bahasa dan identitas lokal kepada generasi muda saat ini.

Lewat deretan karyanya, Lorjhu’ berhasil mendobrak stigma sekaligus menegaskan bahwa bahasa daerah dapat berpadu sangat sempurna dengan aliran musik modern tanpa kehilangan identitas aslinya. (Arif Coolbreak/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *