maduraindepth.com – Konsistensi dalam mengemas informasi birokrasi menjadi literasi digital yang menarik mengantarkan Gunawan Sujana meraih penghargaan prestisius di tingkat nasional. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sumenep ini sukses menyabet Juara 3 kategori “ASN Ajak ASN” dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Penghargaan tersebut diraih berkat inisiatif kreatif Gunawan yang mengelola platform digital pribadi bertajuk “PNS Jalan-jalan”. Akun ini dinilai oleh otoritas kepegawaian tertinggi di Indonesia tersebut mampu memberikan dampak luas dalam mendiseminasikan konten seputar manajemen ASN dan tata kelola pemerintahan secara organik.
Menanggapi pencapaian ini, Gunawan Sujana mengungkapkan bahwa keberhasilan “PNS Jalan-jalan” membuktikan bahwa edukasi mengenai aturan birokrasi tidak harus selalu kaku dan bersifat instruksional.
“Penghargaan ini mengonfirmasi bahwa dengan mengoptimalkan narasi visual dan memahami preferensi audiens, regulasi kepegawaian yang kompleks bisa diubah menjadi konten yang mudah dipahami. ‘PNS Jalan-jalan’ dibangun untuk memastikan informasi tata kelola pemerintahan bisa diterima dan diadaptasi dengan mudah oleh sesama aparatur di berbagai wilayah,” ujar Gunawan. Saat di konfirmasi maduraindepth,Selasa ( 9/6/2026).
Melalui pengelolaan platform secara mandiri, Gunawan dinilai berhasil mendobrak pola komunikasi konvensional. Ia secara taktis memanfaatkan teknik penceritaan (storytelling) yang interaktif, sehingga mampu mengubah literatur kebijakan yang rumit menjadi tayangan yang segar dan memicu diskusi positif antar-ASN.
Dalam kategori “ASN Ajak ASN” yang berfokus pada kolaborasi dan pengaruh positif, inovasi dari ujung timur Pulau Madura ini berhasil berdiri sejajar dengan para inisiator nasional lainnya. Posisi pertama pada kategori ini diraih oleh Komunitas Abdi Muda, sementara posisi kedua ditempati oleh Rini Rosa dari Inspektorat Provinsi Jambi.
Keberhasilan Gunawan Sujana di kancah nasional ini memberikan preseden baru bahwa inovasi publik tidak selalu harus lahir dari program formal instansi. Inisiatif personal yang digerakkan oleh kreativitas dan kemampuan analisis konten yang tajam terbukti mampu menembus audiens nasional, sekaligus membawa nama harum Kabupaten Sumenep di bidang adaptasi digital kepegawaian.(Arif Coolbreak/MID)














