Buka Lomba Baca puisi dan Pidato Bung Karno, Kepala Dinas Disbudporapar Sumenep: Ini Bukti Kecintaan Pemuda pada Proklamator

Kepala dinas disbudporapar kabupaten Sumenep,Faruk Hanafi saat membuka langsung event Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno se-Madura di Pendopo Agung Sumenep.(Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumenep kembali berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat. Kolaborasi ini mewujud dalam gelaran Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno se-Madura di Pendopo Agung Sumenep, Selasa (9/6/2026).

Agenda tahunan yang memperebutkan Piala Bupati ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. Tujuannya, menjadi wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mengenang jasa proklamator RI, Ir. Soekarno.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, mewakili Bupati Sumenep saat membuka acara menyampaikan, kegiatan ini sudah memasuki tahun keempat penyelenggaraan. Tingginya antusiasme terlihat dari sebaran peserta yang mencakup seluruh wilayah Madura.

“Kegiatan kali ini memasuki tahun keempat. Ini agenda tahunan yang sukses, di mana pesertanya se-Madura. Mulai dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Unira, UIN Madura, hingga peserta dari Sumenep sendiri,” ujar Faruq.

Menurut Faruq, fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan generasi muda terhadap Bung Karno sangat luar biasa. Pemuda diharapkan terus menjadi penerus perjuangan bangsa di masa depan.

“Bung Karno memang sosok luar biasa, yang mungkin hanya lahir satu dari seribu orang dalam satu periode zaman,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain R, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk menjaga api perjuangan Bung Karno tetap hidup di tengah generasi muda. Tidak sekadar ajang kompetisi, acara ini dirancang sebagai gerakan literasi kebangsaan.

Baca juga:  IDIA Prenduan Resmikan GP2M Melalui Tabligh Akbar

“Selama empat tahun berturut-turut, kegiatan ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda Madura untuk belajar berani berbicara, berpikir kritis, dan memahami nilai perjuangan bangsa,” kata Imam.

Imam menambahkan, perlombaan ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum dari seluruh wilayah Madura. Melalui momentum ini, IWO ingin membentuk pemuda Madura yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki keberanian menyampaikan gagasan demi persatuan Indonesia.

Sesuai jadwal, lomba baca puisi karya Bung Karno berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026. Sementara untuk lomba pidato gaya Bung Karno akan digelar pada Rabu, 10 Juni 2026.

Menariknya, antusiasme peserta tahun ini melampaui target awal panitia. Dari target 100 orang, total peserta membengkak hingga mencapai 113 orang untuk kategori lomba puisi.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan lahirnya generasi berprestasi, panitia telah menyiapkan penghargaan bagi para pemenang berupa piala, piagam, serta uang pembinaan senilai jutaan rupiah.

“Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan, persatuan, dan keberanian generasi muda. Dari Madura, kami ingin lahir pemimpin masa depan yang cerdas, berkarakter, dan cinta Indonesia,” pungkas Imam.(Arif Coolbreak/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *