maduraindepth.com – Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Alun-Alun Trunojoyo pada Jumat sore, mengguncang pelaksanaan Bazar Takjil Ramadan 2026 di Kabupaten Sampang. Sejumlah fasilitas utama rusak, mulai dari gapura selamat datang di pintu masuk timur yang roboh hingga beberapa tenda panitia dan pedagang yang ambruk diterpa angin.
Peristiwa yang terjadi Jum’at (27/2/2026) itu sempat menghentikan aktivitas bazar. Dua tenda milik panitia di area tengah dilaporkan rusak cukup parah. Beberapa lapak UMKM juga terdampak, memaksa pedagang menyelamatkan barang dagangan di tengah cuaca yang tidak bersahabat.
Bazar Ramadan yang digagas Diskoperindag bersama Kemenag dan MUI Kabupaten Sampang ini sejatinya menjadi pusat perputaran ekonomi syariah. Sejak dibuka 19 Februari dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret, kegiatan tersebut menghadirkan aneka takjil khas daerah sekaligus layanan sertifikasi halal gratis bagi pelaku usaha.
Merespons kerusakan, panitia bergerak cepat. Jumat malam dilakukan koordinasi darurat untuk memetakan dampak dan menyusun langkah perbaikan. Sabtu pagi, seluruh jajaran panitia dan petugas terkait turun langsung melakukan kerja bakti, mendirikan kembali gapura serta memperkuat rangka tenda agar lebih aman.
“Kami tidak ingin aktivitas pedagang terganggu lama. Begitu laporan masuk, malam itu juga kami siapkan perbaikan dan pagi harinya langsung dieksekusi,” ujar salah satu perwakilan panitia di lokasi.
Di sisi lain, para pedagang berharap cuaca kembali bersahabat. “Anginnya kencang sekali, tenda kami sempat roboh. Alhamdulillah panitia cepat membantu, jadi kami bisa jualan lagi. Semoga ke depan lebih aman,” kata Aminah, salah satu pedagang takjil.
Penyelenggara memastikan insiden murni akibat faktor alam. Kini, bazar kembali beroperasi normal pukul 15.30 hingga 17.30 WIB. Masyarakat diimbau tetap berbelanja dan mendukung UMKM lokal selama Ramadan.(Poer/MH)














