banner 728x90

Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Ibadah dan Jaga Kondusivitas Selama Ramadan

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan pesan penguatan iman dan persatuan saat momentum Ramadan, mengajak masyarakat menjaga ketertiban dan kondusivitas daerah.(Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus menjaga ketertiban dan kondusivitas daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa bulan suci bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga ruang pembinaan diri untuk meningkatkan kualitas spiritual, sosial, serta kepedulian terhadap sesama.

“Kami mengajak masyarakat mengisi Ramadan dengan memperbanyak ibadah, memperkuat ukhuwah, dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya, Rabu (18/02/2026).

Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana aman dan nyaman selama pelaksanaan salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan kegiatan keagamaan lainnya. Toleransi antarumat beragama serta semangat gotong royong juga harus terus dijaga demi kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Sumenep.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Sumenep menerbitkan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M. Edaran itu mengatur pelaksanaan kegiatan keagamaan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

Pelaku usaha makanan dan minuman diminta menghormati umat Islam yang berpuasa dengan menyesuaikan jam operasional. Aktivitas berjualan pada siang hari dianjurkan dimulai pukul 14.00 WIB dengan tetap menjaga etika dan kenyamanan masyarakat.

Selain itu, masyarakat dilarang memperjualbelikan minuman keras, petasan, dan bahan peledak sejenis. Penggunaan pengeras suara dibatasi hingga pukul 22.00 WIB, kecuali untuk kebutuhan ibadah yang tidak mengganggu ketenteraman warga. Kegiatan membangunkan sahur diperbolehkan mulai pukul 02.00 WIB secara tertib dan tidak berlebihan. Balap liar serta aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan juga dilarang.

Baca juga:  Kasi Pontren Kemenag Sampang Apresiasi Juara I Qiro'ah Internasional

Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan melakukan pemantauan secara persuasif dan humanis. Bupati berharap Ramadan menjadi momentum memperbaiki diri dan memperkuat kebersamaan demi kemajuan Sumenep.(Arif Coolbreak/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *