maduraindepth.com – Program Makan Bergizi (MBG) di Kabupaten Sampang tetap berjalan selama Ramadan 1447 H/2026 M dengan sejumlah penyesuaian teknis. Distribusi untuk lembaga pendidikan diliburkan pada 16–21 Februari 2026 dan kembali aktif serentak pada Senin, 23 Februari 2026.
Kepala SPPG Dalpenang, Attoulloh, menegaskan penghentian sementara hanya berlaku untuk lembaga. Sementara kelompok 3B—ibu hamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan—tetap menerima MBG sejak 16 Februari.
“Untuk lembaga libur mulai 16 sampai 21 Februari. Mulai aktif kembali tanggal 23. Namun 3B tetap didistribusikan sejak tanggal 16,” ujarnya.
Memasuki Ramadan, pola distribusi disesuaikan dengan mayoritas penerima manfaat. Di Sampang yang mayoritas Muslim, menu diberikan dalam bentuk makanan kering atau paket siap santap yang bisa dibawa pulang.
“Mayoritas di Sampang Muslim, jadi menunya kering. Kalau non-Muslim tetap ada menu basah atau nasi,” jelasnya.
Sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional, selama Ramadan SPPG menyiapkan paket makanan kemasan sehat. Setiap penerima manfaat mendapatkan dua tote bag dengan warna berbeda. Penerima diwajibkan membawa kembali tote bag yang diterima sehari sebelumnya sebagai syarat memperoleh paket berikutnya.
Adapun rekomendasi menu paket kemasan sehat meliputi telur asin, abon, dendeng kering, buah, serta kurma (opsional). Dalam penetapan menu, tidak dianjurkan menggunakan makanan yang cepat basi, terlalu pedas, atau berpotensi menimbulkan keracunan pangan.
Selain itu, pendistribusian MBG kembali dihentikan sementara pada 18–24 Maret 2026. Meski tidak ada distribusi, operasional dapur tetap berjalan.
“Karyawan tetap masuk untuk kegiatan seperti bersih-bersih dan perawatan peralatan,” kata Attoulloh.
Sebanyak 47 karyawan SPPG Dalpenang dibagi dalam dua gelombang atau shift kerja selama masa jeda distribusi guna menjaga kesiapan layanan serta memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan tetap terjaga.(Poer/MH)














