maduraindepth.com– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep mulai merealisasikan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Penyaluran bantuan tahap awal dilakukan pada Rabu (4/2/2026), atau empat hari setelah bencana melanda wilayah tersebut.
Bencana angin puting beliung yang terjadi pada Minggu (1/2/2026) sore mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. Data sementara di lapangan mencatat ratusan rumah terdampak dengan tingkat kerusakan beragam, mulai dari ringan hingga berat, disertai kerusakan fasilitas umum dan tumbangnya pepohonan di kawasan permukiman.
Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, menegaskan bahwa penyaluran bantuan perbaikan rumah dilakukan berdasarkan hasil pendataan dan penilaian teknis oleh tim gabungan. Tim tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub).
“Penyaluran bantuan perbaikan rumah hari ini didasarkan pada hasil taksasi tim teknis di lapangan. Prioritas diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat,” ujar Ahmad Rahman saat dikonfirmasi di lokasi, Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan hasil verifikasi, terdapat tujuh rumah di Desa Karduluk yang masuk kategori rusak berat. Namun, pada tahap awal ini, Baznas Sumenep baru merealisasikan bantuan perbaikan untuk lima unit rumah.
Proses penyaluran bantuan turut disaksikan oleh sejumlah pihak, di antaranya Polres Sumenep, Kodim 0827/Sumenep, unsur pemerintah kecamatan, serta perangkat desa setempat. Keterlibatan lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya koordinasi dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
Baznas Sumenep menyatakan penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap sesuai hasil pendataan dan ketersediaan anggaran, dengan fokus utama pada pemulihan hunian warga terdampak.(Arief/MID)









