5 Penyaji Terbaik Festival Musik Tongtong panggung se-Madura 2026 Terima Penghargaan

Foto bersama dengan perwakilan ke 5 Penyaji terbaik Festival Musik Tongtong panggung se-Madura 2026.(Foto: Arif Coolbreak/MID)

maduraindepth.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan Festival Musik  Tongtong  Panggung se-Madura 2026.

Acara yang diprakarsai oleh Paguyuban Tongtong Kabupaten Sumenep (Patots) ini menjadi bagian dari rangkaian Sumenep Festival 2026, yang telah berlangsung marak sejak 16 Mei hingga  20 Mei 2026 di Lapangan A. Yani, Panglegur, Sumenep.

Sebagai bentuk penghargaan tersebut menganugerahi 5 penyaji terbaik berupa uang pembinaan. Uniknya, panitia juga menyediakan doorprize kultural yang tidak biasa, yakni berupa 2 ekor kambing dan doorprize lainnya bagi para peserta yang beruntung.

Hadir memberikan sambutan, Kepala Disbudporapar Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Moh. Zaini, menyatakan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh inisiatif dan gagasan kreatif dari Patots dalam menghidupkan kembali panggung kesenian tradisional di Kota Keris.

“Kami berikan apresiasi yang luar biasa atas ide dan seluruh gagasan Patots untuk melaksanakan festival musik panggung ini. Ke depan, kami terus menunggu inovasi-inovasi lain yang bisa ditampilkan,” ujar Zaini di sela-sela sambutannya.

Zaini menegaskan, musik tongtong bukan sekadar hiburan kelompok, melainkan seni budaya khas yang telah diakui sebagai warisan leluhur masyarakat Kabupaten Sumenep. Oleh karena itu, penting bagi semua elemen untuk menjaga, merawat, dan melestarikan budaya ini bersama-sama agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Baca juga:  Pria Paro Baya Hilang di Dam Jepun Lenteng Timur, Pencarian Libatkan Basarnas

Di akhir arahannya, ia mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat Sumenep yang hingga kini masih menaruh kepedulian tinggi terhadap eksistensi musik tongtong.

“Diharapkan, sinergi antara pemerintah, paguyuban, dan masyarakat dapat terus terjaga demi memajukan pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Sumenep,” pungkas Zaini.(Arif Coolbreak/MID)

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *