Pecatur Tunarungu Sampang Bawa Pulang Dua Medali dari Malaysia

Pecatur tunarungu asal Sampang, Muhlis, saat menerima medali dalam ajang Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026 di Penang, Malaysia, Kamis (8/10/2026). Muhlis meraih medali perak catur kilat dan perunggu catur standar. Foto: Istimewa

maduraindepth.com – Nama Kabupaten Sampang ikut diperhitungkan dalam persaingan olahraga internasional setelah Muhlis, atlet catur tunarungu asal daerah tersebut, berhasil meraih dua medali di Malaysia. Ia membawa pulang medali perak dan perunggu dari kejuaraan catur tunarungu Asia Pasifik yang digelar di Penang pada 3–10 Oktober 2026.

Dua penghargaan itu diperoleh Muhlis melalui nomor catur kilat dan catur standar dalam rangkaian Asia Pacific Deaf Multi-Sport Championship 2026. Keberhasilannya sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan pendengaran tidak menghalangi atlet untuk berkompetisi di level internasional.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sampang, Hamiduddin, menyampaikan kebanggaannya atas hasil yang dicapai Muhlis. Kepastian perolehan medali tersebut diterimanya melalui komunikasi dengan Pengurus Besar Percasi dan Ketua Percasi Jawa Timur.

Hamiduddin menilai hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi pembinaan catur di Sampang.

“Sebagai pelatih dan Percasi Sampang, kami sangat bangga dengan capaian Muhlis di tingkat Asia Pasifik,” ujarnya kepada RRI, Kamis (8/10/2026).

Dalam pertandingan catur kilat, Muhlis mencatatkan 10 poin dari 11 babak. Nilai tersebut setara dengan perolehan Leong Ee Hern dari Malaysia yang keluar sebagai pemenang nomor tersebut.

Persaingan juga berlangsung ketat pada kategori catur standar. Muhlis mengakhiri pertandingan dengan 3,5 poin dan rating 2011, cukup untuk menempatkannya di urutan ketiga. Posisi teratas ditempati Samazhan Kettebekov dari Kazakhstan dengan 4,5 poin, disusul Leong Ee Hern dengan empat poin.

Baca juga:  Drama Penalti Antar SMAN 1 Sampang Juara Turnamen IMABA 25

Indonesia juga diperkuat Ainur Rofiq yang menempati peringkat keempat catur standar dan kesembilan catur kilat.

Hasil tersebut menempatkan dua atlet Indonesia di jajaran empat besar catur standar pada kejuaraan tingkat Asia Pasifik itu.(Poer/MID)

 

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *