maduraindepth.com – Komunitas Band Sampang (KBS) kembali menggelar kegiatan nge-jam bareng di Sundhuk Kopi, Jum’at (12/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi bagi para musisi lintas generasi di Kabupaten Sampang.
Mulai dari musisi senior hingga generasi muda tampak larut dalam suasana akrab dan penuh semangat kebersamaan. Mereka bergantian tampil membawakan berbagai lagu sambil menikmati momen berkumpul bersama sesama insan musik.
Salah satu anggota KBS, Anwar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang bertujuan menjaga kekompakan antar musisi di Sampang.
“Ini memang agenda bulanan untuk mengumpulkan teman-teman musisi lintas generasi di Sampang. Selain sebagai ajang silaturahmi, ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan untuk tetap menjaga semangat bermusik,” ujarnya.
Menurutnya, KBS tidak hanya aktif melalui kegiatan nge-jam bulanan. Komunitas tersebut juga beberapa kali mengisi kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Taman GOR Sampang sebagai upaya mendekatkan musik kepada masyarakat.
Sementara itu, anggota KBS lainnya, Roni Wahyudi, menuturkan bahwa kebersamaan yang dibangun di dalam komunitas tidak hanya sebatas urusan musik.
“Beberapa kali kami juga mengadakan kegiatan amal ketika ada anggota atau keluarga musisi yang sedang mengalami kesulitan. Jadi yang dibangun bukan hanya komunitas musik, tetapi juga rasa kekeluargaan,” katanya.
Roni menambahkan, keberlangsungan kegiatan positif seperti ini tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Selama ini banyak pihak mengeluhkan minimnya ruang positif bagi generasi muda. Padahal, komunitas seni telah berupaya menghadirkan ruang tersebut secara mandiri. Dukungan dari pemerintah, sponsor, dan para donatur tentu akan menjadi energi besar agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak generasi muda.”ungkapnya.
Owner Sundhuk Kopi, Teguh, menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ruang-ruang kreatif seperti ini perlu terus didukung agar dapat menjadi tempat berkumpul yang positif bagi generasi muda maupun musisi senior.
“Kami sangat terbuka untuk kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Semoga bisa terus berlanjut dan menjadi bagian dari tumbuhnya ekosistem seni musik di Sampang,” tuturnya.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna tersebut, KBS berharap semangat persaudaraan antar musisi tetap terjaga. Lebih dari itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menghidupkan kembali denyut ekosistem musik di Kabupaten Sampang melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.(Poer/MH)









