maduraindepth.com – Kesadaran menjaga kelestarian lingkungan perlu ditanamkan sejak dini. Hal inilah yang mendorong GEMPARA Indonesia bersama Kobra Malam menginisiasi program edukatif bertajuk “Sahabat Alam” di dua sekolah dasar di Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura, Sabtu (09/04/2026).
GEMPARA Indonesia atau Generasi Mahasiswa Pemuda Nusantara merupakan organisasi kepemudaan yang memiliki cabang bernama Kobra Malam, singkatan dari Komunitas Pengembara dan Mahasiswa Penikmat Alam. Cabang ini menjadi wadah bagi anggota yang memiliki minat pada kegiatan alam, kepedulian lingkungan, pengabdian sosial, hingga eksplorasi dan petualangan. Program “Sahabat Alam” sendiri merupakan salah satu program kerja dari Kobra Malam.
Kegiatan yang menyasar siswa di SDN Junganyar 2 dan SDN Dairing 2 itu fokus pada pengenalan sampah organik dan anorganik. Melalui pendekatan interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya memilah sampah serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Fika Maylani, menjelaskan tema tersebut dipilih karena persoalan sampah masih sering ditemukan di lingkungan sekitar, termasuk area sekolah.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah. Kami ingin ini menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar teori di kelas,” ujar Fika.
Kepala SDN Dairing 2, Siti Fadhila, S.Pd., menyambut positif program tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan dari pihak luar mampu menambah pemahaman siswa secara lebih mendalam.
“Edukasi lingkungan sangat penting untuk membentuk karakter tanggung jawab siswa. Kami melihat antusiasme anak-anak sangat tinggi saat praktik langsung memilah sampah,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi, para siswa tampak aktif mengikuti sesi tanya jawab hingga praktik pemilahan sampah. Program “Sahabat Alam” diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sekolah di Madura.(*/MID)














