maduraindepth.com – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April kembali menjadi momentum refleksi global atas kondisi lingkungan saat ini. Pada tahun 2026, tema yang diusung adalah “Our Power, Our Planet” atau “Kekuatan Kita, Planet Kita”, sebuah seruan yang menekankan pentingnya kontribusi individu dan aksi kolektif dalam menghadapi krisis lingkungan.
Tema tersebut menyoroti isu-isu krusial seperti keberlanjutan sistem pangan, ketersediaan air bersih, hingga transisi menuju energi ramah lingkungan. Setiap lapisan masyarakat diajak untuk terlibat langsung menjadi bagian dari solusi demi menjaga bumi tetap layak huni bagi generasi mendatang.
Ketua Generasi Emas Nusantara (GEN) Jawa Timur, Muhammad Romli, menegaskan bahwa peringatan ini jangan sampai terjebak dalam seremoni tahunan belaka. Baginya, Hari Bumi adalah panggilan untuk bertindak nyata secara konkret.
“Tema Our Power, Our Planet mengingatkan kita bahwa kekuatan terbesar ada pada kebersamaan. Setiap tindakan kecil, jika dilakukan secara kolektif, akan memberikan dampak besar bagi lingkungan,” ujar tokoh muda asal Kabupaten Sumenep tersebut, Rabu (22/4/2026)
Romli secara khusus menyoroti peran strategis generasi muda dalam menjaga kelestarian alam. Ia menilai inovasi dan gaya hidup berkelanjutan yang dipelopori anak muda adalah kunci perubahan positif di masa depan.
Beberapa langkah nyata yang ia tekankan meliputi pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, konservasi sumber mata air, hingga mulai beralih ke pemanfaatan energi terbarukan.
“Ini bukan hanya tangung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kesadaran untuk menjaga bumi harus menjadi gaya hidup, bukan sekadar peringatan,” tegasnya.
Melalui momentum Hari Bumi 2026 ini, diharapkan kesadaran masyarakat terutama di wilayah Madura dan Jawa Timur semakin meningkat untuk menjaga ekosistem lokal demi masa depan yang lebih hijau.(Arif Coolbreak/MID)














