maduraindepth.com — Bimbingan teknis (Bimtek) bagi sekolah penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik atau BOSKIN tahun 2026 kembali digelar. Memasuki hari kedua, kegiatan berlangsung di SDN Lenteng Barat 4, Kecamatan Lenteng, Sumenep, Rabu (30/09/2026).
Kegiatan tersebut diikuti peserta dari sekolah penerima BOSP Kinerja Terbaik yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Lenteng, Guluk-Guluk, dan Ganding. Ketiga kecamatan tersebut merupakan bagian dari Gugus Belajar Wilayah 5.
Bimtek dijadwalkan berlangsung sebanyak delapan kali tatap muka dengan materi yang berbeda sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga pendidikan dan pengelolaan satuan pendidikan.
Pada sesi kedua, peserta mendapatkan materi yang berfokus pada literasi dan numerasi (Litnum).
Bertindak sebagai narasumber sekaligus fasilitator, Kholis Husyaini, S.Pd., M.Pd. dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur, memberikan materi dan pendampingan kepada para peserta.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Kabupaten Sumenep, Yanto Winarjo, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutannya, Yanto mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh BBPMP Jawa Timur tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan satuan pendidikan.
“Kami berharap rangkaian bimtek ini dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah, bendahara, maupun guru yang mengikuti kegiatan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SDN Lenteng Barat 4, Ainur Rahman, S.Pd.SD., selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kami mengucapkan banyak terima kasih atas ilmu yang ditularkan dari narasumber. Semoga bisa meningkatkan kinerja kami agar bisa lebih baik lagi ke depan untuk perkembangan pendidikan yang lebih maju,” ungkapnya.
Pelaksanaan Bimtek Litnum tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pemahaman peserta selama kegiatan berlangsung. Pengetahuan dan praktik yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di wilayah Gugus Belajar 5. (AJ)












