maduraindepth.com – Program Sejuta Liter Air Bersih untuk masyarakat Kabupaten Sampang diperluas. Dari sebelumnya menyasar lima kecamatan, distribusi tahap lanjutan kini menjangkau tujuh kecamatan untuk merespons kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan.
Ketua Forum Sampang Sehat, Farida mengatakan, perluasan jangkauan tersebut didukung kontribusi sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) atau perusahaan pelaksana kegiatan usaha hulu migas, yakni Medco Energi, HCML, Petronas, dan Searah.
“Semula lima kecamatan menjadi tujuh kecamatan. Dengan adanya kontribusi dari K3S, kita menambah jangkauan untuk program distribusi Sejuta Liter Air Bersih,” ujarnya, Kamis (8/10/2026).
Pada periode kedua, bantuan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat. Forum Sampang Sehat juga menyasar lembaga pendidikan seperti pondok pesantren, madrasah dan sekolah, serta tempat ibadah berupa masjid dan musala.
Distribusi dilakukan berdasarkan permintaan melalui hotline bantuan kekeringan. Masyarakat dapat menyampaikan lokasi yang membutuhkan bantuan sekaligus kontak person di lokasi tersebut.
Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Febrian Ihsan, mengatakan pihaknya akan terus berkontribusi dan bersinergi dengan Pemkab Sampang serta masyarakat.
“Bukan hanya bantuan air bersih ini saja, tetapi juga hal-hal lain yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kompetensi serta kapabilitas masyarakat,” katanya.
Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz turut mengapresiasi keterlibatan SKK Migas, Medco Energi, HCML, Petronas, Searah, Forum Sampang Sehat dan seluruh mitra lainnya. Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga diikuti program berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi kekeringan.
Program Sejuta Liter Air Bersih secara resmi dilepas di Pendopo Agung Sampang, Kamis (8/10/2026). (Poer/MID)














