maduraindepth.com — Sebanyak 347 anak asal Kabupaten Sampang tercatat telah menerima manfaat Program Beasiswa Sahabat Kabupaten Sampang. Program tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Hal itu disampaikan dalam temu ramah alumni dan penerima Beasiswa Sahabat Kabupaten Sampang yang digelar Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, yang akrab disapa Aba Idi, Kepala SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), serta perwakilan sejumlah perusahaan, di antaranya Petronas, HCML dan Medco Energi.
Ketua Yayasan Beasiswa Sahabat, Dr. Wahyudi Pramono, S.Ag., M.Si., menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut telah berjalan sekitar enam tahun. Pada tahap awal, program mendapat dukungan APBD, kemudian berkembang melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan dukungan CSR sejumlah perusahaan.
Menurut Wahyudi, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak dapat dirasakan secara instan. Karena itu, keberlanjutan program membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar semakin banyak anak Sampang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan.
Sementara itu, Aba Idi menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi Kabupaten Sampang. Ia berharap para penerima beasiswa dapat menjadi kekuatan baru bagi daerah dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.
“Program ini bukan untuk saya secara pribadi. Ini untuk masyarakat Sampang,” tegasnya.
Perwakilan Kepala SKK Migas Jabanusa turut menekankan pentingnya investasi SDM. Menurutnya, hasil investasi pendidikan membutuhkan waktu untuk dipetik, tetapi SDM menjadi aset penting bagi kemajuan daerah maupun dunia industri.
Aba Idi juga mendorong para alumni dan penerima beasiswa menjaga komunikasi serta membangun jaringan agar ke depan dapat kembali berkontribusi bagi Kabupaten Sampang.(Poer/MID)













